Selasa, 29 Maret 2011

Love First Sight

The most beautiful thing in life is love. Some seem out days, weeks or even months and torn before they begin to love somebody, but most people fall in love at first sight. You see the one – you fall in love with her, give her special way to themselves, their beauty, her aura. It is up to her, taking her gently by the arm and pushes her first kiss on the cheek. It does not speak a word nor a sign because she feels the same way. The understanding of both of sets, both are ready. Love at first sight can grow wings and takes you on cloud nine. In the azure sky of romantic mood. One imagines how gently love himself, lets his senses fairies run. One sees the other, feeling the vibrations, takes his smell with sensuality on. Temporary. One Vision. An illusion. Love arrows whizzing through the air. You take a sudden and spontaneous. At any time and anywhere. No one is immune. They often take when you least expect it. Such is the love. It knows no good or bad time. Man falls in love – like it

yang diartiin di www.sederet.com

Hal yang paling indah dalam hidup adalah cinta. Beberapa tampak keluar hari, minggu atau bahkan bulan dan membatalkan sebelum mereka mulai mencintai seseorang, tetapi kebanyakan orang jatuh cinta pada pandangan pertama.Anda melihat bahwa - Anda jatuh cinta padanya, berikan khusus nya untuk diri mereka sendiri, kecantikan mereka, aura-nya.Untuk itu, ia mengambil lembut dengan lengan dan mendorong ciuman pertamanya di pipi. Dia tidak mengucapkan sepatah kata atau tanda karena ia merasakan hal yang sama. Memahami dua set, keduanya siap. Cinta pada pandangan pertama dapat tumbuh sayap dan membawa Anda pada awan sembilan. Di langit biru diisi dengan suasana romantis. Bayangkan betapa lembut cinta itu sendiri, dapat dieksekusi kisah maknanya. Kita melihat satu sama lain, merasakan getaran, bau adalah sensual. Sementara. Satu Visi. Sebuah ilusi. Cinta hujan turun panah di udara. Anda mengambil tiba-tiba dan spontan. Kapan saja dan dimana saja. Tidak ada yang kebal. Mereka sering mengambil bila Anda tidak menduganya. Ini adalah cinta. Dia tidak tahu waktu yang baik atau buruk. Manusia jatuh cinta - karena ia

Cinta Kontroversial Yusuf dan Zulaikha

Dalam novel ini, sangat menggambarkan sosok Zulaikha dan kesehariannya. Dengan bahasa majas semakin dibuat benar-benar membayangkan diri Zulaikha. Melalui mimpinya, ia menunggu hingga dewasa. Dalam mimpi tersebut, belum tergambarkan secara detail sosok yang talah mengikat hati Zulaikha. Semakin bertambah usia, bertambah pula rasa cinta yang menghantarkannya untuk bertemu sang tambatan hati yang sebenarnya adalah Yusuf.

Yusuf, diceritakan begitu indahnya hingga kehabisan kata-kata. Sosok Yusuf selalu membuat iri saudara-saudaranya. Sehingga mereka mencelakakan Yusuf, dan di temukan oleh musafir yang menuju ke Mesir. Diperjual belikanlah seorang budak belia Yusuf.

Pertemuan Yusuf dan Zulaikha, berada dalam kemegahan. Yusuf sebagai pelayan bagi Zulaikha. Rasa cinta bisa mngakibatkan banyak hal tak masuk akal terjadi. Dan membuat Yusuf mendekam di penjara. Hingga kebenaran pun menjadi jelas. Diangkatnya Yususf sebagai salah satu pangilima kerajaan yang mengurus rakyatnya. Apalagi sang raja meninggal, dan Yusuf menggantikan posisinya.

Zulaikha terkukung oleh rasa yang terus menggebu tetapi kekuasaannya tak sehabat dulu. Saat ini ia sendiri dalam gubuk tanpa matahari. Dengan cahaya Nya Zulaikha dan Yusuf berjumpa lagi dengan kesabaran hati yang membawanya merasakan indahnya cinta terbalas. Melalui ikatan suci, mereka merasakan rasa cinta yang benar-benar menggebu.

Perpisahan dengan ajal takkan bisa dielakkan. Dan mereka berpisah secara fisik karena hati dan cinta mereka terus menyatu menjadi sebuah perjuangan cinta yang dasyat.

Kenikmatan Hati

apa yang ku rasakan, apa yang kamu rasakan, dan apa yang mereka rasakan...
begitu banyak pertanyaan yang mempengaruhi
pikiran dan hati beda persepsi
semua yang ada menjadi satu

keindahan alam menyatu dalam diri
kenikmatan hati atas kebingungannya
menerka dan mencari
mempengaruhi hal yang tak pasti
entah...tidak tau caranya

semua persepsi di analisa
dijadikan satu makna
bahwa hati takkan pernah bohong atas rasa
kenikmatan hati menjadikan diri lebih sadar akan keindahannya
bersahabatlah dengan hati, walau hati lain menyakiti
selamat menikmati, kenikmatan hati...

Minggu, 27 Maret 2011

DUFAN

Sabtu ini (25032011), aku memutuskan untuk izin dari kerja. Weni mengajakku untuk ke DUFAN. Kenapa harus di tanggal aku ga punya uang ya..huuhhh..

Beberapa minggu terakhir ini memang semua energi pekerjaan dan emosional diri sedang di puncaknya. Jadwal kerja yang padat, kuliah dengan waktunya dan pikiranku tentang hubunganku yang tidak berjalan baik. Ditambah tuntutan orang tua yang ga ingin anaknya kecewa dengan menceritakan hubungan ini kekeluarga dan selalu menanyakan hal yang sebenarnya sudah jengah. Lalu aku berkeputusan untuk ke Dufan.

Ternyata, berangkat ke Dufan jam 7 aja. Bergabubg dengan teman-teman weni yang satu kantor. Berjumpa dengan orang baru dengan karakter yang bermacam-macam. Dan melihat orang selama perjalan dengan segala kesibukan dan hubungannya masing-masing. Melihat dan tersenyum.

Jam 10.30, sudah mengantri dengan banyaknya orang dengan tujuan yang sama. Setiap sudut yang dianggap menarik pasti berfoto ria ber 8 orang ini.

Permainan pertama, adalah KORA-KORA...
Aku duduk di paling belakang, ingin merasakan sensasi yang berbeda tapi....
HHHaaaaaahhhh....takuuuuut ga berani buka mata. Bener-benar mental dan serasa mau loncaaaaattt..#mengeluarkannapasdarimulut.

Kedua adalah HISTERIA...
Masya Allah ngantrinyaaaa...1 gedung aja dengan putaran lebih dari 10x, berkeringat.
Pas naik, dengan posisi menghadap pantai dan wwwwwaaaaaaaaaaa.....kereeeeeeennn....
permainan cuma 15 menit dan tadi ngantri dengan 1 jam lebih 20 menit ajaaa.hhheeehh..

Ketiga adalah Kincir..
Dan aku absen di permainan ini, KAPOOOOOK...

Keempat adalah TORNADOOOO...
yaaaa, naaggiih benerrr..
setelah savety terjamin, aku lepaskan semua beban ke udara. Tubuh aku buat netral dan mengikuti gerak TORNADO berputar....
yaaaahhhh, aku terbaaaaang lagii (sebelumnya terbang karena jatuh dari metromini)....Aku merasa aku bukan apa-apa, tak berarti dan aku sangat menikmati setiap gerak tornado....Legaaaa...

Kelima adalah ISTANA BONEKA..
ngadeeeemm,,,,nostalgia waktu SD kelas 3..

Jeda Makan siang...

Keenam adalah Nonton 3D...
sayangnya, cerita filmnya kurang menarik. Disana cuma numpang duduk dan digetarkan seluruh tubuhh..ddrrrddrrddd...

Ketujuh adalah Kursi terbang (lupa namanya :D)
Pussiiiiinnggg...tapi addeeemmm..smrrriiwiiwiwiiwiwiwnngggg....

Kedelapan adalah HALILINTAR...
Ga berani buka mataa...(takut bayangin kayak di film itu)..

Kesembilan adalah RAJAWALI
ini permainan sudah aku incer dari pertama kali datang. Dan kesampaian, melihat wilayah ancol dari ketinggian...Indahnya, nikmat ALLAH...

Kesepuluh adalah NIAGARA-GARA...
antrinyaaaaa...naudzubillah...
tapi alhamdulillah depanku kumpulan cowo-cowo cakeep...malu aku diliatin gitu...(semu abu-abu). Betah deh antrinya...:D
Basah aja celanaku...uuuhh..

Kesebelas adalah ALAP-ALAP
tapi sayang aku ga naik, aku izin sholat Magrib dulu..

Keduabelas adalah kembali ke HISTERIA...
aku ga ikut, pas liat ternyata di naik-turun sampai 3x...
amaaannn...

Waktu masih ada 30 menit sebelum jam 20.00 tapi kaki ini sudah lelah maka kita jalan menuju Pantai. Makan es krim cone strawberry sambil dengerin lagu rap..yoyoyoo...

Sudah malam, dan Kembali ke peraduaaan...

AAAKKKUUUU SEEEEENNNANAANNG...
PEGEEELL..
Makassar part III

Menghabiskan malam pertama dengan hadir di konsernya DRIVE. Berteriak-teriaklah sambil joget-joget. Selesai langsung masuk kamar.

Hari kedua

Pagi sudah langsung berkeliling mencari oleh-oleh ke Sombaopu. Aku beli kakek nenek dan beli gelang. Wah assesoris di Makassar keren-keren. Adatnya kentel banget, pingin di beli semua tapi uangnya menipis. huuuh,,,,
Siang langsung tampil dengan ibu-ibu Makassar yang ternyata memang sudah sangat sadar fashion. Antusiasnya jadi minder sendiri.
Sore menuju Taman Nasional. Siap ber foto-foto...

Hari ketiga

Kebetulan jadwal ngajar pagi yaitu jam 10. Jadi full di toko dan harus kembali ke Jakarta jam 15.45.
Sudah ditunggu dari jam 13.00, supir taksi kijang itu belum datang juga. Tiba di toko jam 15.00. Sebelum tujuan ke bandara, aku harus mengirim paket ke Jakarta dan membutuhkan waktu 1 1/2 jam saja.
Segera mobil di gas dengan kekuatan penuh dan cemas pun menghampiri. Kalau tertinggal bagaimana ini.
Komat-kamit berdoa agar semua berjalan sesuai waktunya. Dan samapi di keberangkatan adalah jam 16.00. Alhamdulillah masih boleh masuk yang ternyata pesawat delay 30 menit. Segera aku mengantri, memasuki pesawat aku lihat no. seatku tertera no. 5D. Baru melangkahkan kaki masuki pesawat langsung kagum ternyata 10 bangku utama di design berbeda 2-2 + bantal pula. Ajiblah..
Setelah mengecek ulang no. seatnya ternyata no. seat ini di posisi 10 bangku utama yang nyaman itu. "mba, ini no. seat saya?".
"Benar mba". Hah, ga salah?? Alhamdulillah...nyaman..

Perjalanan ke Makassar pertama yang banyak cerita...
Terima kasih..
Makassar part II

Sesampainya di Makassar adalah tidak ditemukannya koper yang membawa semua bahan untuk kursus esok hari. Setelah menunggu beberapa jam,tetap di kunjung terlihat koper hitamku. Dan akhirnya, petugas airline tersebut menjelaskan bahwa koper tersebut tidak ditemukan dan harap menunggu jam 5 sore (saat ini jam 1 siang). Dengan hati kecewa dan cemas aku meninggalkan koperku untuk beranjak ke toko di Panakukang. Menunggu dengan hati berdebar, akan ditemukankah koperku.
Jam 5 sore, petugas menghubungi dan aku bertolak kembali ke bandara menggunakan taksi kijang. Langsung menemui petugasnya, dan kopeeeerrrku...aku menemukannya kembali...
Kembali aku ke toko, tapi sepertinya kurang beruntung taksi kijang tersebut kekekurangan cairannya dan terpaksa di dorong ajaaa keluar tol.
Setelah mengisi cairannya, ternyata jumlahnya kelebihan dan diurus dengan repotnya saja (menyarankan untuk mengeluarkan cairan yang sudah masuk ke tangkinya). huuufhfh...

Menjelang malam, aku kelaparan dan mencari makanan khas kota Makassar. Yaitu coto Makassar. untuk mencapai warung tersebut aku harus melalui jalan yang leeeebbarr yaitu parkiran mobil di mall tersebut.
Tak kecewa aku, ternyata coto ini....ajjjiiiibb.

Karena malam minggu, aku lanjutkan ke Pantai yang terkenal itu dengan naik perahu bebek. raaamaaai sekali...

Sabtu, 12 Maret 2011

Makassar part 1

Hari ini (19 feb 2011) aku menuju Makassar perjalanan pertamaku ke pulau Sulawesi itu. seperti biasa bila aku akan pergi keluar kota keluarga ku repot seperti kedua orang tuaku yang maksa untuk mengantarkannya. aku pun berangkat dari rumah dengan menyewa mobil tetangga rumah. aku didampingi ibu dan bapakku. berangkat jam 5 pagi dan sampai dibandara jam 6 pagi. menemani kedua orang tuaku untuk diam sejenak di pelataran bandara, kedua orang tuaku pernah ke bandara dan naik pesawat tapi itu 2 tahun lalu. melihat wajah meraka yang senang, aku mersa bahagia juga. walau sekedar ke bandara. jam 06.30 aku pamit untuk cek in. dan masuk ek ruang tunggu sendiri dan melihat mereka berdua menatapku dari kejauhan.
sudah dapat posisi menunggu yang nyaman aku pun mengeluarkan handphone dan beberapa cemilan untuk sarapan. Setelah aku pastikan tiketku boarding jam 07,15. aku masih ada waktu sekitar 15 menit.
selama aku menunggu para petugas berterik bahwa pesawat Batavia air tujuan Surabaya-Makassar-Luwuk. karena merasa bukan tujuan Surabaya, maka itu aku sempetkan ke toilet. setelah selesai dari toilet langsung menuju gate untuk boarding. pas tanya dengan petugasnya ternyata tujuan tadi adalah pesawat yang harus aku naiki jadilah aku lari-lari sendiri menuju pesawat tersebut. dan sampai di pesawat semua orang yang didalam melihatku dengan muka yang aneh. aku hanya bisa nunduk dan duduk manis. alhamdulillah dapat seat no 3 dekat jendela pula.
perjalanan menuju Surabaya dengan waktu 1 jam. dan transit di Surabaya menunggu 5 menit di ruang tunggu, setelah itu naik kembali. Selang 2 jam sampailah di Makassar. alhamdulillah, doaku terkabul dan bisa menginjakkan kaki di Makassar. walau kunjungan kali ini pun tak lepas dari perjalanan dinas.

Senin, 07 Maret 2011

Entah.....

Semua berjalan begitu cepat, perubahan ini tidak hanya dirasakan aku tetapi semua orang yang mengenalku. Entahlah...,begitu banyak pertanyaan yang sangat aku ingin hindari.
Aku berdiri disini karena AKU.
Yang kemarin aku lakukan adalah sebuah kesalahan, aku sadar..Keegoisan ku menjerumuskanku pada hal bodoh. Tapi karena ini, aku sekarang tahu.
Mengejarnya hingga dapat, membiarkannya terlunta-lunta, dan menghempaskannya pergi..
Rasakan itu, sampai aku puas. Dan mampu mengontrol ego hati lagi.
Terima kasih atas kesalahan ini...