Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2011

Love First Sight

The most beautiful thing in life is love. Some seem out days, weeks or even months and torn before they begin to love somebody, but most people fall in love at first sight. You see the one – you fall in love with her, give her special way to themselves, their beauty, her aura. It is up to her, taking her gently by the arm and pushes her first kiss on the cheek. It does not speak a word nor a sign because she feels the same way. The understanding of both of sets, both are ready. Love at first sight can grow wings and takes you on cloud nine. In the azure sky of romantic mood. One imagines how gently love himself, lets his senses fairies run. One sees the other, feeling the vibrations, takes his smell with sensuality on. Temporary. One Vision. An illusion. Love arrows whizzing through the air. You take a sudden and spontaneous. At any time and anywhere. No one is immune. They often take when you least expect it. Such is the love. It knows no good or bad time. Man falls in love – like it…

Cinta Kontroversial Yusuf dan Zulaikha

Dalam novel ini, sangat menggambarkan sosok Zulaikha dan kesehariannya. Dengan bahasa majas semakin dibuat benar-benar membayangkan diri Zulaikha. Melalui mimpinya, ia menunggu hingga dewasa. Dalam mimpi tersebut, belum tergambarkan secara detail sosok yang talah mengikat hati Zulaikha. Semakin bertambah usia, bertambah pula rasa cinta yang menghantarkannya untuk bertemu sang tambatan hati yang sebenarnya adalah Yusuf.

Yusuf, diceritakan begitu indahnya hingga kehabisan kata-kata. Sosok Yusuf selalu membuat iri saudara-saudaranya. Sehingga mereka mencelakakan Yusuf, dan di temukan oleh musafir yang menuju ke Mesir. Diperjual belikanlah seorang budak belia Yusuf.

Pertemuan Yusuf dan Zulaikha, berada dalam kemegahan. Yusuf sebagai pelayan bagi Zulaikha. Rasa cinta bisa mngakibatkan banyak hal tak masuk akal terjadi. Dan membuat Yusuf mendekam di penjara. Hingga kebenaran pun menjadi jelas. Diangkatnya Yususf sebagai salah satu pangilima kerajaan yang mengurus rakyatnya. Apalagi sang raj…

Kenikmatan Hati

apa yang ku rasakan, apa yang kamu rasakan, dan apa yang mereka rasakan...
begitu banyak pertanyaan yang mempengaruhi
pikiran dan hati beda persepsi
semua yang ada menjadi satu

keindahan alam menyatu dalam diri
kenikmatan hati atas kebingungannya
menerka dan mencari
mempengaruhi hal yang tak pasti
entah...tidak tau caranya

semua persepsi di analisa
dijadikan satu makna
bahwa hati takkan pernah bohong atas rasa
kenikmatan hati menjadikan diri lebih sadar akan keindahannya
bersahabatlah dengan hati, walau hati lain menyakiti
selamat menikmati, kenikmatan hati...
DUFAN

Sabtu ini (25032011), aku memutuskan untuk izin dari kerja. Weni mengajakku untuk ke DUFAN. Kenapa harus di tanggal aku ga punya uang ya..huuhhh..

Beberapa minggu terakhir ini memang semua energi pekerjaan dan emosional diri sedang di puncaknya. Jadwal kerja yang padat, kuliah dengan waktunya dan pikiranku tentang hubunganku yang tidak berjalan baik. Ditambah tuntutan orang tua yang ga ingin anaknya kecewa dengan menceritakan hubungan ini kekeluarga dan selalu menanyakan hal yang sebenarnya sudah jengah. Lalu aku berkeputusan untuk ke Dufan.

Ternyata, berangkat ke Dufan jam 7 aja. Bergabubg dengan teman-teman weni yang satu kantor. Berjumpa dengan orang baru dengan karakter yang bermacam-macam. Dan melihat orang selama perjalan dengan segala kesibukan dan hubungannya masing-masing. Melihat dan tersenyum.

Jam 10.30, sudah mengantri dengan banyaknya orang dengan tujuan yang sama. Setiap sudut yang dianggap menarik pasti berfoto ria ber 8 orang ini.

Permainan pertama, adalah KORA-K…
Makassar part III

Menghabiskan malam pertama dengan hadir di konsernya DRIVE. Berteriak-teriaklah sambil joget-joget. Selesai langsung masuk kamar.

Hari kedua

Pagi sudah langsung berkeliling mencari oleh-oleh ke Sombaopu. Aku beli kakek nenek dan beli gelang. Wah assesoris di Makassar keren-keren. Adatnya kentel banget, pingin di beli semua tapi uangnya menipis. huuuh,,,,
Siang langsung tampil dengan ibu-ibu Makassar yang ternyata memang sudah sangat sadar fashion. Antusiasnya jadi minder sendiri.
Sore menuju Taman Nasional. Siap ber foto-foto...

Hari ketiga

Kebetulan jadwal ngajar pagi yaitu jam 10. Jadi full di toko dan harus kembali ke Jakarta jam 15.45.
Sudah ditunggu dari jam 13.00, supir taksi kijang itu belum datang juga. Tiba di toko jam 15.00. Sebelum tujuan ke bandara, aku harus mengirim paket ke Jakarta dan membutuhkan waktu 1 1/2 jam saja.
Segera mobil di gas dengan kekuatan penuh dan cemas pun menghampiri. Kalau tertinggal bagaimana ini.
Komat-kamit berdoa agar semua berj…
Makassar part II

Sesampainya di Makassar adalah tidak ditemukannya koper yang membawa semua bahan untuk kursus esok hari. Setelah menunggu beberapa jam,tetap di kunjung terlihat koper hitamku. Dan akhirnya, petugas airline tersebut menjelaskan bahwa koper tersebut tidak ditemukan dan harap menunggu jam 5 sore (saat ini jam 1 siang). Dengan hati kecewa dan cemas aku meninggalkan koperku untuk beranjak ke toko di Panakukang. Menunggu dengan hati berdebar, akan ditemukankah koperku.
Jam 5 sore, petugas menghubungi dan aku bertolak kembali ke bandara menggunakan taksi kijang. Langsung menemui petugasnya, dan kopeeeerrrku...aku menemukannya kembali...
Kembali aku ke toko, tapi sepertinya kurang beruntung taksi kijang tersebut kekekurangan cairannya dan terpaksa di dorong ajaaa keluar tol.
Setelah mengisi cairannya, ternyata jumlahnya kelebihan dan diurus dengan repotnya saja (menyarankan untuk mengeluarkan cairan yang sudah masuk ke tangkinya). huuufhfh...

Menjelang malam, aku kelaparan da…
Makassar part 1

Hari ini (19 feb 2011) aku menuju Makassar perjalanan pertamaku ke pulau Sulawesi itu. seperti biasa bila aku akan pergi keluar kota keluarga ku repot seperti kedua orang tuaku yang maksa untuk mengantarkannya. aku pun berangkat dari rumah dengan menyewa mobil tetangga rumah. aku didampingi ibu dan bapakku. berangkat jam 5 pagi dan sampai dibandara jam 6 pagi. menemani kedua orang tuaku untuk diam sejenak di pelataran bandara, kedua orang tuaku pernah ke bandara dan naik pesawat tapi itu 2 tahun lalu. melihat wajah meraka yang senang, aku mersa bahagia juga. walau sekedar ke bandara. jam 06.30 aku pamit untuk cek in. dan masuk ek ruang tunggu sendiri dan melihat mereka berdua menatapku dari kejauhan.
sudah dapat posisi menunggu yang nyaman aku pun mengeluarkan handphone dan beberapa cemilan untuk sarapan. Setelah aku pastikan tiketku boarding jam 07,15. aku masih ada waktu sekitar 15 menit.
selama aku menunggu para petugas berterik bahwa pesawat Batavia air tujuan Sura…
Entah.....
Semua berjalan begitu cepat, perubahan ini tidak hanya dirasakan aku tetapi semua orang yang mengenalku. Entahlah...,begitu banyak pertanyaan yang sangat aku ingin hindari. Aku berdiri disini karena AKU. Yang kemarin aku lakukan adalah sebuah kesalahan, aku sadar..Keegoisan ku menjerumuskanku pada hal bodoh. Tapi karena ini, aku sekarang tahu. Mengejarnya hingga dapat, membiarkannya terlunta-lunta, dan menghempaskannya pergi.. Rasakan itu, sampai aku puas. Dan mampu mengontrol ego hati lagi. Terima kasih atas kesalahan ini...