Senin, 12 September 2011

Daftar Nama Stasiun Radio FM Di DKI Jakarta

Selain Televisi / TV Radio bisa menjadi hiburan yang cukup bisa diandalkan karena murah dan mudah didapat. Walaupun tanpa tampilan visual, suara radio juga tidak kalah menghibur karena memiliki berbagai program acara yang menarik. Berikut ini organisasi.org memberikan list daftar radio yang bisa ditangkap di Wilayah Jakarta dan sekitarnya Jabodetabek Bogor Depok Tangerang Bekasi :

Hard Rock FM - Frekuensi 87.6 MHz
Mustang - Frekuensi 88.0 MHz
Arief Rahman Hakim /Global Radio - Frekuensi 88.4 MHz
RRI Jakarta Pro 3 - Frekuensi 88.8 MHz
Green Radio - Frekuensi 89.2 MHz
i-Radio - Frekuensi 89.6 MHz
Elshinta - Frekuensi 90.0 MHz
Cosmopolitan - Frekuensi 90.4 MHz
Suara Gema Pembangunan Utama /SP FM - Frekuensi 90.8 MHz
RRI Jakarta Pro 1 - Frekuensi 91.2 MHz
Indika Milenia - Frekuensi 91.6 MHz
Sonora - Frekuensi 92.0 MHz
PASS - Frekuensi 92.4 MHz
RRI Jakarta Pro 4 - Frekuensi 92.8 MHz
MD Radio - Frekuensi 93.2 MHz
Gaya FM - Frekuensi 93.6 MHz
Ben's Radio - Frekuensi 93.9 MHz
Sunz FM - Frekuensi 94.0MHz
Women - Frekuensi 94.3 MHz
U FM - Frekuensi 94.7 MHz
dosQradio - Frekuensi 94.9 MHz
KIS - Frekuensi 95.1 MHz
As Syafiyah - Frekuensi 95.5 MHz
Smart - Frekuensi 95.9 MHz
MQ 96.0 MHz
Pelita Kasih - Frekuensi 96.3 MHz
Swara Rhadana Dunia / Rhadio A - Frekuensi 96.7 MHz
Dangdut TPI - Frekuensi 97.1 MHz
Otomotion - Frekuensi 97.5 MHz
U FM - Frekuensi 97.7 MHz
Suara Metro - Frekuensi 97.9 MHz
Radio Kayu Manis - Frekuensi 98.1 MHz
Cakrawala Gita Swara - Frekuensi 98.3 MHz
Gen FM - Frekuensi 98.7 MHz
NTR Radio - Frekuensi 98.8 MHz
Delta - Frekuensi 99.1 MHz
Ninetyniners FM Jakarta 99.9 MHz
Female - Frekuensi 99.5 MHz
Jak-FM - Frekuensi 101.0 MHz
Trax FM - Frekuensi 101.4 MHz
Bahana - Frekuensi 101.8 MHz
Prambors - Frekuensi 102.2 MHz
Camajaya Surya Nada - Frekuensi 102.6 MHz
Pop - Frekuensi 103.0 MHz
Taman Mini / Radio T - Frekuensi 103.4 MHz
Pesona Gita Anindita - Frekuensi 103.8 MHz
El Gangga - Frekuensi 103.9 MHz
MS Tri - Frekuensi 104.2 MHz
NSP FM - Frekuensi 104.5 MHz
Trijaya - Frekuensi 104.6 MHz
RRI Jakarta Pro 2 - Frekuensi 105.0 MHz
Niaga Chakti Bhudi Bhakti / CBB - Frekuensi 105.4 MHz
LiteFM / Ramako - Frekuensi 105.8 MHz
Bens Radio - Frekuensi 106.2 MHz
Sabda Sosok Sohor / Muara FM - Frekuensi 106.6 MHz
Music City - Frekuensi 107.5 MHz
Suara Metro 911 - Frekuensi 107.8 MHz
Jalasveva Jayamahe / JJM - Frekuensi 108.0 MHz

Keterangan : Diurutkan berdasarkan frekwensi gelombang chanel radio.

Mungkin frekuensi sebagian stasiun radio bisa ditangkap di kota lain yang berada berdekatan dengan DKI Jakarta atau kota besar lainnya di Indonesia.

Mungkin juga ada sebagian stasiun radio yang memiliki sinyal yang tidak bagus di daerah anda sehingga suaranya kresek-kresek dan bahkan tidak bisa ditangkap sama sekali.

Sumber : Wikipedia

Kamis, 01 September 2011

Keluarga

Menulis sebuah kata Keluarga yang tergambar adalah orang tuaku dan kedua kakak lelakiku.

Sebagai anak bungsu yang perempuan dengan jarak usia dengan kakakku sekitar 10 tahun. Sewaktu kita kecil memang terbiasa di pisahkan kakak pertamaku di Wonogiri, kakak keduaku di Magetan dan aku menjadi anak yang selalu dibawa mama bapak di Jakarta.

Kami terpisah bukan kareena bapakku yang sering bepergian tetapi karena permintaan dari keluarga seperti itu. Aku di besarkan di lingkungan Jakarta tepatnya daerah Mampang dengan limpahan kasih sayang dari keluarga dan tetangga sekitar. Karena tubuhku yang gemuk sering menjadi bulan-bulanan mereka.

Beranjak dewasa saat aku SMP, kakakku sudah lulus sekolahnya dan berkumpulah kita bertiga di rumah. Awalnya kita tak bisa saling bercanda bahkan bicara sekedarnya. Saat beranjak dewasa bersama jiwa kekanakkannya muncul. Sering kita bercanda dan menjadi kompak satu sama lain.

Saat bercanda itu, terkadang kakakku membahas bagaimana ia selalu di kucilkan karena di titipkan di kampung halaman dan ikut bersama kedua orangtuaku hanya saat liburan.

Aku merasa sangaat beruntung karena limpahan kasih sayang tak pernah putus dari aku kecil hingga sekarang. Mereka sangat menyayangiku...

Dengan semua keindahan yang di berikan aku makin sadar akan hubungan keluarga yang tidak hanya orangtua tetapi juga para anak yang menjadi anggota keluarga tersebut. Semua yang Allah berikan begitu komplit sehingga dan seharusnya bukan alesan lagi untuk aku tidak bersyukur...

Apapun dan bagaimanapun aku akan tetap berada di tengah keluarga ini sampai waktu yang memisahkan ...

Idul Fitri 1432 H

29 Agustus 2011
Lebaran tahun ini terasa berbeda, karena adanya perbedaan sholat ied diantara pemerintah dan muhammadiyah. Menurut perhitungan bapakku (secara hitungan jawa) jatuhnya tepat tanggal 30 Agustus 2011, namun pemerintah baru mengadakan sidang isbat pada 29 Agustus jam 8 malam. Kebingungan itu berlanjut setelah diumunkanya Sholat Ied pada tanggal 31 Agustus 2011 dengan pertimbangan tidak dilihatnya hilal.

Lucunya lagi, hampir semua belahan dunia mengadakan sholat Ied tanggal 30nya.

Siangnya aku pergi sama Weni, ceritanya mau menutup puasa terakhir. Kita jalan ke BlokM dan menonton film "Di Bawah Lindungan Ka'abah".

Cerita awal film ini, agak aneh karena kebersamaan antara Hamid dan Zainab hanya diselingi tawa kesenagan dua sejoli sampai akhirnya kita menangis sesenggukan karena 3 orang pemeran dalam film tersebut meninggal. huuuuhhh...dari ketawa aneh sampe nangis sesenggukan..-_-

Tepat jam setengah 5 film selesai kita melanjutkan keliling dan mampir ke Departement Store membelikan 3 koko untuk bapak dan 2 kakakku.

Tanpa sadar sudah menjelang buka puasa, mencari trestoran cepat saji penuh sampai harus mengantri hampir 1 jam. Baru buka jam setengah 7 malam aja. Setelah itu, segera memburu waktu shalat Magrib dan Isya.

Selesai berkeliling dengan mendapatkan 3 kooko dan 1 tunik untuk lebaran esok. Segera kita menuju ke rumah.

Sesampainya di rumah keputusan untuk sholat Ied besok berubah menjadi lusa. Dan keluarga aku setelah berdiskusi maka kita tetap akan sholat Ied esok pagi.

30 Agustus 2011
Keesokannya..
Bergegas mandi dan mencari daerah yang mengadakan sholat Ied pagi ini. Dan kita berkumpul di Lapangan daerah Meruya.
Terasa berbeda, karena biasa di Mesjid dekat rumah dengan tetangga kali ini harus dengan orang yang tidak saling mengenal. Terasa berbeda pula saat khutbah Ied, pembahasannya mengenai keyakinan antar umat islam dengan kerukunan beragama yang terasa sangat intelektual. Karena pembahasannya bukan hanya sejarah tetapi juga tentang pengetahuan yang menurutku itu jarang di beri khutbah seperti itu. Tanpa terasa panas, selesai khutbah kita langsung menuju rumah.

Saling memaafkan antara mama, bapak, dan kedua kakakku tidak menggunakan sungkem. Dan segera menuju dapuurr kita maakaann...

Terasa berbeda karena biasa langsung berjajar di depan rumah untuk saling bersilaturahim dengan tetangga tetapi saat ini berdiam di rumah mengenyangkan perut dan tidur siang.

31 Agustus 2011
Pagi ini, kita bangun tidak terlalu bergesa karena kita sudah sholat Ied. menjelang jam 9 pagi kita sudah berjajar dan besilaturahim antar tetangga. Dan beberapa keluarga mampir ke rumah dan saling membagi berita.

Keindahan Iedul Fitri tahun ini begitu terasa berbeda namun apapun pilihan untuk meyakini adalah hak umat beragama, dan kewajibannya adalah menjaga tali silaturahim dan menghormati antar sesama..

Minal 'Adzin Wal Fai'dzin
Mohon Maaf Lahir Batin

1 Sep 2011