Idul Fitri 1432 H

29 Agustus 2011
Lebaran tahun ini terasa berbeda, karena adanya perbedaan sholat ied diantara pemerintah dan muhammadiyah. Menurut perhitungan bapakku (secara hitungan jawa) jatuhnya tepat tanggal 30 Agustus 2011, namun pemerintah baru mengadakan sidang isbat pada 29 Agustus jam 8 malam. Kebingungan itu berlanjut setelah diumunkanya Sholat Ied pada tanggal 31 Agustus 2011 dengan pertimbangan tidak dilihatnya hilal.

Lucunya lagi, hampir semua belahan dunia mengadakan sholat Ied tanggal 30nya.

Siangnya aku pergi sama Weni, ceritanya mau menutup puasa terakhir. Kita jalan ke BlokM dan menonton film "Di Bawah Lindungan Ka'abah".

Cerita awal film ini, agak aneh karena kebersamaan antara Hamid dan Zainab hanya diselingi tawa kesenagan dua sejoli sampai akhirnya kita menangis sesenggukan karena 3 orang pemeran dalam film tersebut meninggal. huuuuhhh...dari ketawa aneh sampe nangis sesenggukan..-_-

Tepat jam setengah 5 film selesai kita melanjutkan keliling dan mampir ke Departement Store membelikan 3 koko untuk bapak dan 2 kakakku.

Tanpa sadar sudah menjelang buka puasa, mencari trestoran cepat saji penuh sampai harus mengantri hampir 1 jam. Baru buka jam setengah 7 malam aja. Setelah itu, segera memburu waktu shalat Magrib dan Isya.

Selesai berkeliling dengan mendapatkan 3 kooko dan 1 tunik untuk lebaran esok. Segera kita menuju ke rumah.

Sesampainya di rumah keputusan untuk sholat Ied besok berubah menjadi lusa. Dan keluarga aku setelah berdiskusi maka kita tetap akan sholat Ied esok pagi.

30 Agustus 2011
Keesokannya..
Bergegas mandi dan mencari daerah yang mengadakan sholat Ied pagi ini. Dan kita berkumpul di Lapangan daerah Meruya.
Terasa berbeda, karena biasa di Mesjid dekat rumah dengan tetangga kali ini harus dengan orang yang tidak saling mengenal. Terasa berbeda pula saat khutbah Ied, pembahasannya mengenai keyakinan antar umat islam dengan kerukunan beragama yang terasa sangat intelektual. Karena pembahasannya bukan hanya sejarah tetapi juga tentang pengetahuan yang menurutku itu jarang di beri khutbah seperti itu. Tanpa terasa panas, selesai khutbah kita langsung menuju rumah.

Saling memaafkan antara mama, bapak, dan kedua kakakku tidak menggunakan sungkem. Dan segera menuju dapuurr kita maakaann...

Terasa berbeda karena biasa langsung berjajar di depan rumah untuk saling bersilaturahim dengan tetangga tetapi saat ini berdiam di rumah mengenyangkan perut dan tidur siang.

31 Agustus 2011
Pagi ini, kita bangun tidak terlalu bergesa karena kita sudah sholat Ied. menjelang jam 9 pagi kita sudah berjajar dan besilaturahim antar tetangga. Dan beberapa keluarga mampir ke rumah dan saling membagi berita.

Keindahan Iedul Fitri tahun ini begitu terasa berbeda namun apapun pilihan untuk meyakini adalah hak umat beragama, dan kewajibannya adalah menjaga tali silaturahim dan menghormati antar sesama..

Minal 'Adzin Wal Fai'dzin
Mohon Maaf Lahir Batin

1 Sep 2011

Postingan populer dari blog ini

Cinta Kontroversial Yusuf dan Zulaikha

PENGERTIAN PUBLIC RELATION

Kelas Inspirasi JKT3 #1