Rabu, 19 September 2012

Rabu, 25 Juli 2012

Minggu, 15 Juli 2012

Menuju Ramadhan Tahun ini

Waktu beranjak melewati aku yang termenung dengan semua ambisi yang terus aku wujudkan. ramadahan bersiap membuka gerbangnya dengan semua fasilitas terindah yang berbeda dari bulan yang lain. Bersyukur, aku bersandar di sudut tepian dengan melihat orang-orang yang aku cintai mendampingiku dalam setiap waktu yang aku sering gungakan untuk memenuhi ambisi ku. aku bekerja dan berpergian dari pagi hingga larut malam. aku membagi waktu untuk mereka yang mempercayaiku bahwa aku ada untuk mereka. dan di rumah orang tua ku tetap menungguku hingga aku pulang dan menutup pintu dan lekas terlelap.setiap hari berulang dan waktu mempertemukan aku kembali pada Ramadhan Mu. Ramadhan yang seharusnya aku bisa membagi waktuku untuk Mu. Semoga... Aku merinduMu, merindu memelas kasih saayng dengan semua kesalahan dan keegoisan diri yang membengkak terus menerus. Terima kasih atas semua waktu untuk aku mewujudkan ambisiku dan bantu aku peka akan semua karuniaMu, agar aku lebih bersyukur. Proses ini aku lewati aku nikmati dan aku resapi setiap langkah yang telah aku injakkan jejak kakiku. Terima kasih atas udara yang masih Kau izinkan aku hirup. Aku ingin melihat rumahMu.

Selasa, 27 Maret 2012

Diam ku

Aku lelah dengan tumpuan ini, aku berusaha ikhlas menjadi tumpuan ini. Namun, saat ini aku lelah. Aku tak mau membuat sekelilingku tahu apa yang melelahkan ku. Aku hanya mampu diam. Aku mendiamkan mu bukan karena kamu ada salah. Tapi karena aku tak mampu memenuhi keinginanku untuk menjadikanmu seutuhnya untukku. Menjadikanku halal untukmu. Aku tertampar dengan gambar sepasang sedang berciuman dengan si perempuan menggunakan kerudung. Terasa membuatku tersindir. Aku menyukaimu, dari awal. Aku yang berusaha mendekat dengan semua bahasa tubuhku. Aku yang berfikir disaat aku tahu jawaban apa untuk menjawab perasaanmu. Aku yang memulai semua ini. Aku yang diam dengan sentuhanmu. Aku yang merasakan setiap usahamu untuk mengecupku, dan aku mau. Aku yang seharusnya tak layak melakukan ini. Tapi, aku menikmati itu. Sejauh itukah hubungan kita yang beranjak beberapa bulan ini. Aku takut, menikmati rasa ini. Takut tak bisa lepas darimu. Takut hanya syahwat yang beraksi. Takut aku tak bersyukur atas pelajaran dari Mu. Aku mendiamkan diri. Ingin tahu seharusnya aku bagaimana menghadapi mu. Semua karena aku mau!!!. Aku iri pada mereka dengan pasangan halalnya. Aku ingin seperti mereka, merasakan indahnya tanpa ada lirikan mata-mata orang di luar sana. Tapi ini pembelaan dariku, aku menikmati itu semua dengan mu. Terkadang menyesali namun saat terjadi aku mau... Aku,,,bisa siapa pun yang merasakannya

Jumat, 02 Maret 2012

25 Laki-Laki Seksi

Engkau wanita yang mulia dan yang rindu dimuliakan oleh belahan jiwa yang dipantaskan oleh Tuhan dengan keindahan pribadimu, berikut ini adalah 25 sifat laki-laki yang semoga disatukan kedalam diri belahan jiwamu. Cobalah untuk menyusun ke-25 daftar sifat ini dalam urutan yang paling kau sukai, dan engkau akan menemui urutan sifat yang harus kau bangun di dalam hati dan perilakumu. Wanita yang baik bagi laki-laki yang baik, dan sebaliknya. Ini dia! Laki-laki yang seksi adalah: 1. Yang sukses. 2. Yang menghasilkan uang yang banyak, tapi menyerahkan semuanya kepadamu. 3. Yang tidak salah, tapi meminta maaf kepadamu, walau pun engkau yang salah. 4. Yang bisa masak. 5. Yang menyukai dan memuji masakanmu - apa pun rasanya. 6. Yang tidak bisa menyanyi, tapi menyanyikan lagu cinta untukmu. 7. Yang tegas kepada orang lain, tapi lembut kepadamu. 8. Yang gagah berani dalam pertempuran, tapi yang merengek manja di pangkuanmu. 9. Yang matanya terbelalak, nafasnya tercekat, super lebay dan berlebihan dalam memuji kecantikanmu. 10. Yang memimpin dunia dan dengan tegas mengharuskan kepatuhan kepada aturannya, tapi menurut kepada aturanmu. 11. Engkau tahu dia berbohong saat memujimu, tapi dia berbohong dengan indah, tulus, dan penuh cinta. 12. Yang hidup hanya untukmu. 13. Yang memerintah dan berkhotbah kepada semesta, tapi diam dengan wajah bayi dan tak bersuara saat engkau berbicara. 14. Yang berani menghadapi sebesar-besarnya musuh dan bencana, tapi yang sangat takut membuatmu menangis. 15. Yang suaranya menggelegar membuat guntur minder, tapi halus dan lembut saat menyebut namamu. 16. Yang menolak makan sebelum semua orang yang dipimpinnya makan, tapi mengikutimu di sekeliling dapur jika dia lapar. 17. Dia menyemangati rakyat untuk hidup dengan mandiri, tapi dia minta kau suapi saat makan. 18. Dia mengetahui arah perjalanan bangsa dalam menuju Indonesia yang jaya dan cemerlang, tapi kebingungan jika engkau tak bersamanya. 19. Dia pembawa pesan dari langit, tapi tetap meminta nasihatmu untuk keputusan yang penting bagi kebaikan banyak orang. 20. Dia bersedih dan menyalahkan dirinya sendiri jika engkau berlaku kasar kepadanya. 21. Saat engkau meminta maaf kepadanya, dia tersenyum dan meminta maaf telah menyebabkanmu berlaku seperti itu, walau sebetulnya engkau tahu hatinya tersayat pedih oleh kekasaranmu. 22. Dia mengharumkan namamu sebagai Permaisuri dalam kerajaannya. 23. Dia menjadikanmu seindah-indahnya perhiasan baginya. 24. Saat dia dihina oleh orang lain, dalam kemiskinan atau dalam kejatuhan derajat, dia tetap merasa yang tertinggi dan terkaya, karena dia memilikimu. 25. Engkau adalah kebanggaan hidupnya. Mario Teguh - Loving you all as always

Jumat, 24 Februari 2012

Naracap (eps.1)

Naracap edisi Selasa, berhubung libur kuliah dengan rencana ingin menonton. Janjian bertemu di sudut Mal daerah Bintaro. Aku menunggu selang 30 menitan kita bertemu. Ku menunggu mu sholat, lalu mencari sudut Mal untuk duduk dan melihat apakah ada film yang bisa kita tonton. Cari-cari ternyata film yang ada di Mal ini tidak mendukung mood kita untuk menonton.
Karena bingung harus kemana kalau tidak nonton, maka kita ke arah parkir motor dan kembali lagi masuk mal karena aku ingin melihat buku di Gramedia. Melihat buku kuliah ternyata tidak ada yang mendukung maka kita beralih ke sudut majalah. Kamu berhenti di rak majalah olahraga (sepakbola) cukup lama, aku berputa-putar hingga di rak buku-buku novel remaja. Aku hanya baca judul yang lucu, galau hingga jatuh cinta. Selesai di rak majalah, kamu menghampiriku dan saling ejek dari kata-kata yang ada di judul novel itu. Lelah di dalam mal, kita beralih naracap ke sudut fast food dan menghabiskan waktu di sana. Saling ejek manja, kamu merayu aku hanya tersenyum. Membahas FB masing-masing dan menceritakan kisah di setiap foto. Bergelantung manja di lengan kurusnya membuatku nyaman hingga jam di angka 11. Wah naracap kali terasa cepat, selesai membereskan perabotanku dan beranjak pulang. Meninggalkan cerita di meja fast food itu, kita pernah bermanja, bercerita dan menghabiskan waktu bersama.

Di Jalan Raya

Hari ini, banyak hal yang dirasakan. Seharian di jalan mengamati tingkah laku orang-orang dengan segala kesibukannya. Perjalan kali ini di mulai ke Senayan dulu, jalan yang di lewati sudah sangat di hapal karena tiap menuju arah pejompongan ya lewat sini. karena terburu-buru kenikmatan melihat orang Jakarta dengan berbagai urusannya di antara hotel berbintang, dan diantara deretan residance yang megah aku hanya mengamati. Selanjutnya menuju Mal Puri Indah, perjalan ke arah ini sedikit membuatku tidak nyaman karena ibu bos menghubungi dengan nada tinggi hanya bisa ku jawab baik bu. Tiba-tiba ke arah jembatan lima aku melewati rel kereta dengan kerumunan orang-orang yang terlihat tergeletak motor, odong-odong dan satu mobil keluarga. Orang-orang mengerumuni ingin tahu, aku ga tega melihatnya. Sepanjang perjalanan jembatan lima ada sungai kumuh yang aku lewati. Aku melihat mereka penghuni rumah pinggir sungai bisa tertawa tanpa beban berkumpul dengan sesama dan berbincang seru dengan pemandangan depannya air sungai yagn hampir meluap dengan warna yang entah apa coklat susu hitam tanpa merasa tak nyaman sedikitpun.
Selanjutnya aku dihadang oleh truk kontainer dengan tinggi yang menjulang setinggi fly over. Ada sensasi yang aneh ketika ku berada tepat diantara kontainer besar itu. Yang aku pikirkan adalah apa yang terjadi jika salah satu truk itu menyenggol motor yang aku boncengi *weeeeerrrllll*. Dengan teriknya panas aku kelilingi ASEMKA namun yang aku cari tidak ada. maka perjalanan pun berlanjut, berhubung sudah seminggu ini aku gatel-gatel dan ditambah berpanas ria maka yang dirasakan adalah sesuatu menjalar di dadaku ingin segera aku garuuuukk. Tujuan selanjutnya ke Sency, karena barang yang di cari tidak ketemu jadi aku hanya mondar-mandir tiap lantai untuk ke toilet menaburkan bedak gatal ke dada ku. Melihat orang dengan banyaknya uang begitu nyaman tertawa dan bermakan ria di ruang ber AC dengan fasilitas yang begitu memadai. Arah selanjutnya ke daerah Kebayoran Lama untuk membeli kertas. Melewati SMP-SMP ternama namun saya ada anak SMP tak bertanggung jawab membuat permainan sendiri dengan lawannya yaitu kejar-kejaran dan pukul-pukulan. Huuh, dari kecil aja seperti itu bagaimana nanti dewasanya ya. Para pekerja kertas begitu semangatnya tanpa melepas setiap puntung rokoknnya, terlihat menikmati pekerjaan tersebut. Selesai kertas aku mengambil frame ke daerah Gandaria. Menggotong 29 pc frame segera menuju pulang CILEDUG.... Perjalanan ini begitu aku nikmati dengan semua khayalan di memori membuat cerita sendiri di sepanjang jalan. Dengan melihat semua kejadian ini, aku sangat bersyukur dengen keindahan yang selalu aku rasakan. Tak perlu jadi mereka yang bersendagurau di pinggir sungai dan tak mampu juga bila seperti mereka di dalam Sency. Aku dengan lingkunganku dengan komunikasi yang lebih sering miss daripada tepatnya, namun aku sangat bersyukur...

Rabu, 15 Februari 2012

Jatuh Hati

Perasaan menggebu saat tak bertemu, timbul rasa kangen yang tak habis pikir.
Menyebalkan..dan sangat menyebalkan hanya melihat wajahnya yang tersimpan di handphoneku. Tak bisa memenuhi ruang kangen ini..

Pertemuan direncanakan dan ia menemaniku sepanjang harinya, aku tersanjung..
Terlihat sangat lelah dan menjenuhkan namun ia ada disampingku disaat aku menoleh ke sampingku...

Menemaniku hampir dihari liburnya di saat ia harus bermanja di kasur namun untuk memnuhi ruang kangen ini ia rela. Aku tersanjung...

Saat ia meminta di smskan kata-kata semangat aku hanya bisa menjawab, " aku akan lewat jalanmu, mudah-mudahan kita bisa bertemu". Dan di sepanjang jalan aku perhatikan motor milikmu hingga di perempatan itu aku melihat jaketmu. Loncat kegirangan hati ini.

Sederhana,,,
Namun ada sesuatu yang membuatku tak kuasa berfikir untuk melakukan itu, Alhamdulillah..


Malam ini, kita bertemu membahas keseharian dan kegiatan yang akan datang, tertawa senang hingga menatap tak berkedip...
Mendengarkan lagu "D'Bagindaz: Ay", "Afgan: Bawalah Cintaku" dan "Beautiful Girl" bersama mu di bawah pohon dekat musholla kampusku.

Aku tidak menyangkan akan benar-benar merasakan ini yang biasanya aku hanya dengar dari curhatan teman-teman. Aku menikmati kebersamaan ini, aku harus mengakui aku jatuh hati".

Dua bulan kita lewati bersama, katamu "Mudah-mudahan kita berjodoh"
Insya Allah...

Selasa, 07 Februari 2012

Kata "Sayang"

Membaca kata Sayang membuat hati ini bergemuruh memberi arti, mengartikan entah apa. Mungkin senang karena ada yang menyanyangi atau bingung apakah bisa merasakannya kata Sayang itu. Terlihat mudah untuk menuliskannya diakhir setiap sms atau setiap akhir pertemuan "naracap" kita.

Aku sulit membalas kata Sayang bila harus melihat matanya. Mata yang menyorot entah apa arti didalamnya. Tapi sorotan mata ini lebih jujur daripada tatapan mata sebelumnya. Menatapku dan berucap "Aku sayang kamu" dengan makna yang membuat dadaku berguncang. Bergemuruh loncat dari panasnya rasa ini.


Huuuhh...memang kisah ini seperti anak-anak SMA yang sedang unyu-unyu nya membanggakan hubungan yang sedang mesra ini. Tapi sekarang aku bukan anak SMA aku sudah hampir di pertengahan usian 20an. Malu terkadang kalau sikapku yang terlalu seperti ini, tapi aku menikmati setiap respon dari sikapnya melalui hatiku.

Sayang...uuuhhh, menulliskan kata ini memori beranjak ketatapan matanya dan berdegupnya jantung ini. Apa aku termasuk perempuan yang gampang diluluhkan dengan kata-kata Sayang.

Tapi biarlah aku ingin merasakan ini dan menikmatinya hingga waktu yang diizinkanNya. Sebelum aku jatuh dan bangkit kembali berbunga-bunga didalam pot yang hanya berisi tanah.

Semua adalah proses yang sedang aku pelajari dan kata "Sayang" yang diucapkannya menjadikan aku benar-benar ingin melihat matanya yang membuatku segera lagi kepunggungnya dan memeluk erat tanpa menghiraukan kalau ia sesak hingga sulit bernapas.

Aku menikmati itu, "Sayang"

Sabtu, 04 Februari 2012

Aku Kamu....



Melihat mata mu begitu membuatku malu, kepolosan tatapan mu membuatku tak bisa mengelakkan rasa yang terus ditanam oleh mu. Perasaan memiliki begitu menggebu walau malu untuk terungkap. Saling ledek, saling mengingatkan dan saling melengkapi.

Walau ini baru menuju 2 bulan namun yang diberikan mu membuatku memiliki hutang budi untuk membalas dengan rasa yang sama. Memang terlalu dini untuk bersenang-senang karena kita baru saling memiliki. Banyak harapan yang aku gantungkan akan hubungan ini, aku ingin langgeng.

Aku bukan termasuk perempuan yang bisa mengungkapkan kata-kata cinta namun aku bisa mengungkapkan melalui tingkah dan responku. Mungkin kamu yang lebih ekspresif dan aku menikmati semua keindahan yang kamu berikan. Walau aku ga bisa membalas dengan kata yang sama tapi aku merasakan hal yang sama.

Perhatian mu membuatku selalu merasa jadi orang yang sangat beruntung memilihmu. Walau malu untuk mengakui di depan mu. Namun semua yang terjadi bersamamu sangat aku nikmati, aku pelajari dengan baik.

Menggenggam tanganmu membuat dada ini sesak akan gemuruh rasa yang entah apa yang aku rasa. Membuatku menikmati setiap genggamannya. Menatap matanya menjadikan ku perempuan yang benar-benar dimiliki. Meluangkan waktunya untukku disetiap senggangnya membuatku tersipu malu. Membalas sms dan menerima telpon darimu membuat dadaku berdetak lebih cepat. Mendengar suaramu membuatku yakin akan perlakuannya.

Terkadang membingungkan hingga berada dititik rasa ini. Memiliki utuh namun malu. Malu karena terlalu dini, malu karena memang butuh proses, malu kalau semua harapan itu runtuh dan memulai dari awal lagi.

Terlalu puitis kata ini, bahkan terlalu lebay namun ini aku yang merasakannya tanpa bisa mengungkapkan langsung di depan matamu yang membuatku luluh. Semoga keindahan ini dapat aku rasakan terus dengan proses waktu yang terus berdetak. Merasakan rasa ini dengan mu karenaNya membuatku sangat bersyukur.

KeindahanNya sedang aku rasakan...

Terima Kasih sudah memilihku, mengenalku, meluangkan waktu untukku, dan meluluhkan hatiku.
Semoga ini keindahan yang nyata dariNya.

Minggu, 01 Januari 2012

Keindahan 2011

Memasuki Tahun 2012, mengingatkan aku akan keindahan yang terjadi di tahunn 2011.
Banyak doa yang Allah SWT. kabulkan untukku dan banyak pelajaran dengan angka merah yang membuatku tak mau mengulanginya.

2011
1. Tercapainya aku menikmati keindahan Bromo dalam pergantian tahun 2011

2. Menikmati keindahan Payakumbuh

3. cerita di Makassar

4. Pendakian gunung pertama "Papandayan"

5. Pulang Kampung Salakan, Wonogiri

6. Ke Baliiii

Alhamdulillah...
Keindahan 2011 sangat aku rasakan...Terima Kasih
doaku ingin kredit motor kesampaian, aku punya motor (walau nyicil 3 tahun)
dan di akhir tahun ini, aku bertemu dengan seseorang..

Di pergantian tahun ini, aku hanya di Ciledug -Pondok Aren menikmati kembang api bersamanya...

2012
Banyak target aku buat, dengan doa dan usaha. OPTIMIS, YAKIN BISA, Bismillah...
bergerak maju dan lakukan...

2012 OPTIMIS!!!!!