Kata "Sayang"

Membaca kata Sayang membuat hati ini bergemuruh memberi arti, mengartikan entah apa. Mungkin senang karena ada yang menyanyangi atau bingung apakah bisa merasakannya kata Sayang itu. Terlihat mudah untuk menuliskannya diakhir setiap sms atau setiap akhir pertemuan "naracap" kita.

Aku sulit membalas kata Sayang bila harus melihat matanya. Mata yang menyorot entah apa arti didalamnya. Tapi sorotan mata ini lebih jujur daripada tatapan mata sebelumnya. Menatapku dan berucap "Aku sayang kamu" dengan makna yang membuat dadaku berguncang. Bergemuruh loncat dari panasnya rasa ini.


Huuuhh...memang kisah ini seperti anak-anak SMA yang sedang unyu-unyu nya membanggakan hubungan yang sedang mesra ini. Tapi sekarang aku bukan anak SMA aku sudah hampir di pertengahan usian 20an. Malu terkadang kalau sikapku yang terlalu seperti ini, tapi aku menikmati setiap respon dari sikapnya melalui hatiku.

Sayang...uuuhhh, menulliskan kata ini memori beranjak ketatapan matanya dan berdegupnya jantung ini. Apa aku termasuk perempuan yang gampang diluluhkan dengan kata-kata Sayang.

Tapi biarlah aku ingin merasakan ini dan menikmatinya hingga waktu yang diizinkanNya. Sebelum aku jatuh dan bangkit kembali berbunga-bunga didalam pot yang hanya berisi tanah.

Semua adalah proses yang sedang aku pelajari dan kata "Sayang" yang diucapkannya menjadikan aku benar-benar ingin melihat matanya yang membuatku segera lagi kepunggungnya dan memeluk erat tanpa menghiraukan kalau ia sesak hingga sulit bernapas.

Aku menikmati itu, "Sayang"

Postingan populer dari blog ini

Cinta Kontroversial Yusuf dan Zulaikha

PENGERTIAN PUBLIC RELATION

Kelas Inspirasi JKT3 #1