Kelas Inspirasi JKT3 #1

Berawal dari melihat postingan sahabat yang mengikuti kegiatan ini. Mencoba googling berkaitan dengan cara keikutsertaan dalam kelas inspirasi. Submit dan tidak berharap terlalu banyak untuk dapat terpilih menjadi salah satu pengajarnya.

Notification berbunyi menandakan email baru masuk. Membuka email, memulai membacanya dan tertulis "melalui surat ini kami sampaikan bahwa Ira Widiyastuti TERPILIH menjadi relawan pengajar di Kelas Inspirasi Jakarta 3 pada tanggal 24 April 2014". Setelah membaca ini, cukup membuatku termenung karena kesempatan ini ada untuk ku lakukan.

Tak lama, email kembali masuk berisi undangan untuk briefing. Tanggal briefing bertepatan dengan acara keluarga dan dengan sangat berat hati, aku tidak mengukuti briefing ini.

Senin setelah briefing, email kembali masuk yang berlampirkan modul elektronik yang setelah ku baca tapi tidak dimengerti maksudnya. Tak lama, ketua kelompok 39 menghubungi ku. Mas dian menjelaskan mengenai modul tersebut dan pembahasan mengenai teknis hari H dengan mengundangku bergabung di grup WA.

Jumlah kelompok 39 ini lumayan banyak ada sekitar 21 orang yang terdiri dari 16 pengajar, 3 fotografer dan 1 videografer dan 1 orang mengundurkan diri. Di tim ini juga ada 2 orang Fasilitator yaitu Mba Shinta dan Mas Fahri. Teknis opening dan closing pada hari inspirasi terus dibahas di grup dengan banyak pendapat yang disampaikan.

H-5 Kelas Inspirasi, kami menyempatkan diri berkunjung ke sekolah yang terpilih yaitu SDN Balimester 03 Petang yang terletak di depan Pasar Jatinegara. Berhubung belum pernah bertatap muka langsung dengan teman-teman di tim ini, jadi aku mencoba datang agar lebih mengenal mereka dan sekaligus melihat langsung SD yang bersangkutan.

Pertama kesanku di SDN tersebut adalah penuh, karena 1 bangunan dijadikan 2 sekolah sekaligus yaitu pada pagi hari untuk SMPN 14 dan siangnya untuk SDN Balimester 03 petang ini. Saat berkunjung pertama kali ini, cuaca tidak mendukung karena hujan deras membuat lapangan sekolah dan kelas penuh dengan air. Melihat keadaan ini secara langsung membuatku miris dengan berbagi bangunan sekolah serta harus berbasahan pula saat hujan.

Setelah pulang, aku mulai menyiapkan materi untuk mengajar karena di jadwal awal mendapatkan kelas 2 dan 4. Berusaha berfikir untuk menjelaskan apa sebenarnya profesiku. Aku bekerja di divisi promosi di sebuah brand busana muslim pekerjan sehari-hari ku adalah hijab stylist juga mengurusi iklan brand serta pemotretan produk. Berdasarkan hal itu, aku memutuskan untuk menjelaskan profesiku sebagai Fashion Stylist.

Fashion stylist akan sangat berkaitan dengan produk sehingga aku coba membuat boneka kertas sejumlah siswa di 2 kelas tersebut. Boneka itu, rencananya akan dipakaikan baju sesuai dengan keinginan dari siswa tersebut. Semua peralatan berkaitan dengan itu sudah dipersiapkaan dengan rapi.

H-3, mendapat email jadwal baru untuk kelas yang akan diajar. Dan aku kebagian 3 kelas dengan kelas terakhir di kelas 6b. Cukup membuatkan deg-degan karena materi yang aku buat hanya untuk main-main dan tidak cocok materi untuk kelas 6. Lalu, ku minta dari kantor sisa bahan produksi yang cukup banyak, entah untuk apa yang pasti bahan ini cocok untuk materi kelas 6.

Hari H, hari yang ditunggu tiba semua peralatan yang sudah disiapkan, sudah rapi siap dibawa. Sebenarnya hari ini aku tidak mengajukan cuti karena menurut Marketing, aku bisa pergi setelah membuka pameran ( pada hari H ini bertepatan dengan pameran Inacraft di Senayan).

Undangan dari Mas Dian, selaku ketua kelompok untuk hadir dari jam 9 pagi tidak bisa aku penuhi karena aku harus menjalankan pekerjaanku dulu. Tepat jam 11 aku mulai bergabung dengan tim 39, langsung beranjak menuju SD tersebut.

*next di Kelas Inspirasi JKT3 #2


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cinta Kontroversial Yusuf dan Zulaikha

PENGERTIAN PUBLIC RELATION