Menemukan... (seseorang)

Ada sesuatu yang berbeda dengan dirinya. Pertama ingin mengenal ada ketakutan dalam diri untuk maju dan mendekat. Berkenalan melalui aplikasi face to face, berbicara membahas beberapa hal hingga dia mengamati caraku berbicara, bergerak hingga menatap dalam di kedua mataku. Dalam proses waktu, kami bertemu berlagak cuek tapi aku mengamatinya.

Menatap dalam membuatku terpojok dengan diriku yang berusaha menutupi kelakuan asliku. Namun, dia tau...

Cukup dengan melihatku, bertanya beberapa hal hingga menebak keaslianku. Satu kata yang aku ingat, "jangan jaim ya sama aku". Dan aku hanya bisa tersenyum salah tingkah.

Cara berfikirnya, cara menganalisa suatu keadaan hingga cara memperlakukanku membuatku menemukan seseorang dengan paket komplit. Menjadi kakak, teman, dan guru. Mengenalnya dalam waktu mingguan membuatku memiliki seseorang yang bisa diajak diskusi hingga mencela tanpa ada yang sakit hati.

Kedekatan kami setiap minggu terus naik hingga pada titik nyaman. Aku menuntutnya untuk mengenal keluargaku. Membaur dalam keseharianku. Menjadikannya bagian dari aku.

Nyaman, terlindungi, memiliki pegangan, hingga seumuran.

Doaku, "Ya Allah, jadikan aku pantas dan layak mendampingi hidupnya".

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cinta Kontroversial Yusuf dan Zulaikha

PENGERTIAN PUBLIC RELATION

Kelas Inspirasi JKT3 #1